Bersamaan dengan impian dan aspirasi disitu pasti muncul resiko bahwa kita tidak berhasil. Secara lahiriah, harapan terhempas, rencana berguguran dan kemudian kita bertanya mengapa kita bisa percaya pada visi. Secara batiniah, itu hanyalah seperti pasang surut dilautan, keragu-raguan, ketidakpastian dan krisis batin mengoda kita untuk jatuh tertidur daripada menjadi visioner, untuk kehilangan harapan, berlarut dalam kekecewaan yang berlebihan.
Bangkitlah kawan, mari lanjutkan berjuang, kegagalan dan kekecewaan harus mendewasakan dan memacu kita untuk belajar menjadi lebih baik dan lebih baik lagi.
If you like this blog please take a second and subscribe to my rss feed
Tags: akatelsp-pwt.net, emosi, friendship, jardiknas, kecewa, Kegiatan Jardiknas, marah, mimpi, motivasi, renungan, sayang, sedih, senang
Comments: No comments, be the first to comment
All the fields that are marked with REQ must be filled